Hari itu, Selasa, 4 Oktober 2022 terlihat suasana berbeda di sekitar SMA Brawijaya Smart School Malang. Nampak berjajar 49 kendaraan berwarna biru yang terparkir dengan rapi. Rupanya, kendaraan tersebut akan ditumpangi para siswa untuk menuju Dusun Ngebrong, Desa Tawangsari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Sebanyak 410 siswa dari kelas X dan XI serta 45 guru pendamping akan mengikuti kegiatan yang bernama Brascho Nyantrik dari tanggal 4-7 Oktober 2022di dusun tersebut. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang diikuti oleh siswa kelas X dan XI. Brascho Nyantrik sendiri adalah sebuah kegiatan yang bertujuan untuk menumbuhkan sikap gotong royong dan jiwa sosial pada siswa, meningkatkan rasa kepedulian terhadap lingkungan sekitar, mempererat rasa persaudaraan terhadap sesama, serta  belajar berkehidupan di masyarakat di segala situasi. Kegiatan ini selaras dengan visi SMA Brawijaya Smart School Malang untuk menumbuhkan siswa SMART (Spiritual, Motivated, Active, Respectful, Technological).

Seluruh siswa kelas X dan XI tiba di lokasi sekitar pukul 09.30. Kegiatan awal yang dilaksanakan adalah penyerahan pembimbingan kegiatan dari Kepala Sekolah SMA Brawijaya Smart School Malang, Nandung Intirtama, Dip.Ed., M.Pd. kepada Kepala Dusun Ngebrong, Mukromin. Pada kesempatan tersebut, baik kepala sekolah maupun kepala dusun menyampaikan harapan yang sama agar seluruh siswa yang mengikuti kegiatan dapat memperoleh pengalaman yang berharga tentang bagaimana belajar berkehidupan bermasyarakat. Selama kegiatan Brascho Nyantrik, siswa menginap di rumah warga yang disebut rumah inang. Sebanyak kurang lebih 160 rumah inang digunakan pada kegiatan ini. Siswa yang bertempat tinggal di rumah inang akan melaksanakan nyantrik (belajar) kepada orang tua inangnya sesuai dengan mata pencarian orang tua inangnya. Ketua Pelaksana kegiatan ini, Widyo Nugroho Adi, S.Or. menjelaskan bahwa jika orang tua inang bekerja sebagai petani maka siswa akan mengikuti orang tua inang ke ladang atau sawah untuk bertani. Jika orang tua inang bekerja sebagai peternak maka siswa akan belajar beternak kepada orang tua inangnya.

Serangkaian kegiatan yang diikuti siswa yaitu pada hari Selasa (4/10) malam, siswa bersama warga mengikuti perayaan Maulid Nabi SAW dan pengajian di masjid setempat. Selanjutnya, pada hari Rabu (5/10) siswa mengikuti kegiatan jelajah alam dusun Ngebrong. Keesokan harinya, Kamis (6/10) pukul 14.00-15.30, siswa bersama anak-anak kecil dusun mengikuti kegiatan ‘dolanan bareng’ yang dipandu oleh OSIS/MPK. Pada malam harinya, pukul 18.30-21,00 terdapat kegiatan malam keakraban dengan menampilkan grup banjari anak-anak dan grup banjari ibu-ibu warga dusun. Tak kalah menarik pula, terdapat penampilan tari tradisional oleh ekskul tari SMA Brawijaya Smart School Malang dan juga penampilan grup akustik dari ekskul musik. Pada kesempatan itu, juga dilaksanakan serah-terima kembali dari kepala dusun Ngebrong ke kepala sekolah SMA Brawijaya Smart School Malang.

   

 

 

Tinggalkan Balasan